6 Manfaat Jamur Tiram: Kandungan Gizi dan Fakta Kesehatan

Siapa sangka, jamur tiram bisa jadi penyelamat kesehatan tubuhmu! Dalam 100 gram, kamu dapatkan protein, serat, vitamin B3, dan antioksidan. Penasaran dengan manfaat luar biasa dari jamur tiram ini? Simak selengkapnya!
Manfaat Jamur Tiram

Jamur tiram goreng sering menjadi jajanan pengganjal lapar saat sore hari. Banyak juga yang mengolahnya menjadi lauk teman makan nasi. Tahukah Anda ternyata ada banyak manfaat jamur tiram yang menguntungkan buat kesehatan tubuh? Ini penjelasan lengkapnya seputar manfaat dan kandungan gizi jamur tiram.

Kandungan Gizi Jamur Tiram

Jamur tiram adalah salah satu jenis jamur yang populer di Indonesia. Biasanya banyak orang mengolah jamur tiram menjadi menu makanan ringan sampai berat. Bukan hanya bisa Anda olah menjadi berbagai menu makanan, jamur tiram juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan.

Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, setiap 100 gram jamur tiram memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • Air: 92.5 ml
  • Energi: 30 Kalori
  • Protein: 1.9 gr
  • Lemak: 0.1 gr
  • Karbohidrat: 5.5 gr
  • Serat: 3.6 gr
  • Kalsium: 9 mg
  • Fosfor: 83 mg
  • Zat besi: 0.7 mg
  • Natrium: 22 mg
  • Kalium: 226.0 mg
  • Zinc: 0.8 mg
  • Niasin (vitamin B3): 1 mg

Anda bisa mengolah jamur tiram dengan berbagai cara, seperti menumis, menggoreng, atau merebusnya bersama sayuran. Bahkan, beberapa orang juga gemar mengolahnya menjadi pepes jamur.

Manfaat Jamur Tiram untuk Kesehatan

Jamur tiram bisa Anda olah menjadi berbagai menu masakan. Tidak hanya lezat, jamur tiram memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Hindawi menerbitkan penelitian yang menunjukkan bahwa jamur tiram memiliki potensi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Polisakarida dalam jamur tiram diketahui memengaruhi fungsi kekebalan dan melawan makrofag, sel darah putih yang melawan virus, bakteri, dan mikroorganisme lainnya.

2. Menurunkan Kolesterol

Studi dari Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa jamur tiram membantu menurunkan kolesterol dalam darah, terutama berkat kandungan lovastatin dan beta-glucan.

3. Membantu Kesehatan Jantung

Penelitian dari University of New York menunjukkan bahwa jamur tiram memiliki serat tinggi dan rendah lemak, serta mengandung ergothioneine yang mencegah peradangan dan pembentukan plak di pembuluh darah.

4. Sumber Vitamin B3

Jamur tiram kaya akan vitamin B3 (niasin), yang berperan dalam pertumbuhan, perkembangan, dan kerja organ-organ tubuh, serta menjaga kesehatan jantung.

5. Kaya Antioksidan

Jamur tiram mengandung antioksidan yang melawan radikal bebas dan memiliki potensi menghambat penyebaran sel-sel kanker.

6. Meningkatkan Kolagen

Penelitian dari Chosun University of Korea menemukan bahwa jamur tiram membantu produksi kolagen dengan mengandung tembaga, yang melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan pertumbuhan sel darah merah.

Dengan manfaat-manfaat tersebut, mengolah jamur tiram menjadi salah satu menu favorit keluarga Anda dapat menjadi pilihan yang cerdas untuk mendukung kesehatan tubuh.

Kesimpulan

Manfaat jamur tiram yang paling menonjol termasuk peningkatan daya tahan tubuh, penurunan kolesterol, dukungan untuk kesehatan jantung, dan peran penting dalam produksi kolagen.

Mengonsumsi jamur tiram secara teratur dalam berbagai hidangan dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, jamur tiram dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam pola makan sehari-hari untuk mendukung kesehatan dan memberikan beragam manfaat kesehatan.

Innocent Beast tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

  1. Tanaka, A., Nishimura, M., Sato, Y., Sato, H., & Nishihira, J. (2016). Enhancement of the Th1-phenotype immune system by the intake of Oyster mushroom (Tamogitake) extract in a double-blind, placebo-controlled study. Journal Of Traditional And Complementary Medicine, 6(4), 424-430. doi: 10.1016/j.jtcme.2015.11.004
  2. PMC, E. (2021). Europe PMC. Retrieved 26 February 2021, from https://europepmc.org/article/med/17344789
  3. Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 26 February 2021, from https://panganku.org/id-ID/view
  4. Víctor Caz, Alicia Gil-Ramírez, Carlota Largo, María Tabernero, Mónica Santamaría, Roberto Martín-Hernández, Francisco R. Marín, Guillermo Reglero, and Cristina Soler-Rivas.  Journal of Agricultural and Food Chemistry 2015 63 (33), 7371-7380. DOI: 10.1021/acs.jafc.5b02942
  5. Soliman, G. (2019). Dietary Fiber, Atherosclerosis, and Cardiovascular Disease. Nutrients, 11(5), 1155. doi: 10.3390/nu11051155
  6. Minato, K., Ohara, A., & Mizuno, M. (2017). A Proinflammatory Effect of the β-Glucan from Pleurotus cornucopiae Mushroom on Macrophage Action. Mediators Of Inflammation2017, 1-9. doi: 10.1155/2017/8402405
0 0 votes
Rating Artikel
Langganan
Beritahukan
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Komentar Anda sangatlah berharga bagi kami. Jangan ragu untuk berbagi pandangan Anda.x
()
x
Innocent Beast
Logo