Klasifikasi Obesitas: Pengukuran IMT, Tingkat Risiko, dan Perawatan yang Tepat

Klasifikasi obesitas: lebih dari hitungan IMT. Menyingkap tingkat risiko & rencana perawatan yang tepat. Temukan lebih banyak di sini! #Obesitas #Kesehatan #IMT
Klasifikasi Obesitas Pengukuran IMT, Tingkat Risiko, dan Perawatan yang Tepat

Obesitas, jauh dari sekadar citra tubuh yang dipengaruhi, menciptakan sejumlah masalah kesehatan serius seperti diabetes dan penyakit jantung. Saat dokter menjalankan proses diagnosis, mereka memperhatikan klasifikasi obesitas yang dialami pasien untuk mengetahui seberapa serius kondisinya.

Satu metode klasifikasi yang umum digunakan adalah melalui indeks massa tubuh (IMT) yang diakui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pengukuran ini merupakan perbandingan antara berat dan tinggi badan seseorang.

IMT diperoleh dengan rumus sederhana: berat badan (kg) dibagi oleh tinggi badan (m) kuadrat.

Hasil dari perhitungan ini mengarahkan kita pada dua kategori utama:

  1. Obesitas Tingkat I: IMT antara 25 hingga 29,9.
  2. Obesitas Tingkat II: IMT lebih dari 30.

Pendekatan klasifikasi obesitas oleh Kementerian Kesehatan RI memiliki perbedaan dengan World Health Organization (WHO), yang membaginya menjadi tiga tingkatan:

  1. Obesitas Tingkat I: IMT sebesar 30 atau lebih.
  2. Obesitas Tingkat II: IMT antara 35 hingga 39,9.
  3. Obesitas Tingkat III (Ekstrem): IMT lebih dari 40.

Sebelumnya, obesitas tingkat III disebut sebagai obesitas morbid, yang mengindikasikan risiko serius terkait kesehatan. Namun, istilah ini sudah tidak lagi umum digunakan karena konotasinya yang negatif.

Meskipun IMT bisa memberikan gambaran, perlu diingat bahwa metode ini mungkin tidak sepenuhnya akurat bagi semua orang. Contohnya, atlet dengan massa otot besar dapat memiliki IMT yang menyesatkan, menunjukkan obesitas meskipun sebenarnya tidak memiliki lemak berlebih.

Untuk penilaian yang lebih komprehensif, serangkaian pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan oleh dokter:

  • Riwayat Kesehatan: Meliputi berat badan sebelumnya, upaya penurunan berat badan, aktivitas fisik, pola makan, dan penggunaan obat-obatan.
  • Pemeriksaan Fisik Umum: Meliputi pengukuran tinggi badan, detak jantung, dan pemeriksaan perut.
  • Pengukuran Lingkar Pinggang: Untuk mendeteksi lemak viseral atau lemak perut yang berisiko tinggi terhadap penyakit jantung dan diabetes.
  • Pemeriksaan Kesehatan Lainnya: Seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan kondisi lain yang mungkin terkait dengan obesitas.

Klasifikasi obesitas penting karena membantu dokter menentukan tingkat risiko serta rencana perawatan yang tepat. Dengan pemahaman ini, pasien dapat diarahkan untuk mengikuti langkah-langkah yang sesuai untuk menjaga kesehatannya.

Mengetahui tingkat obesitas secara tepat akan membantu dalam menentukan perawatan yang sesuai, mulai dari manajemen berat badan hingga tindakan medis yang lebih lanjut. Namun, penting untuk diingat bahwa hasil perhitungan IMT hanyalah awal dari proses evaluasi yang lebih luas untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Oleh karena itu, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter sangat dianjurkan.

Innocent Beast tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

  1. Classification of obesity World Health Organization. (2019). Retrieved 24 June 2023, from https://www.researchgate.net/figure/Classification-of-obesity-World-Health-Organization-2019-definitions-Surgical_tbl1_333695508
  2. Klasifikasi Obesitas Setelah Pengukuran IMT. (2018). Retrieved 24 June 2023, from https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/klasifikasi-obesitas-setelah-pengukuran-imt
  3. Apa Itu Obesitas? (2018). Retrieved 24 June 2023, from https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/apa-itu-obesitas
  4. Mengukur Lingkar Pinggang. (2018).  Retrieved 24 June 2023, from https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/cek-lingkar-perut-anda
  5. Obesity. (2021).  Retrieved 24 June 2023, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/obesity/symptoms-causes/syc-20375742
0 0 votes
Rating Artikel
Langganan
Beritahukan
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Komentar Anda sangatlah berharga bagi kami. Jangan ragu untuk berbagi pandangan Anda.x
()
x
Innocent Beast
Logo